04 Januari, 2016

Cinta Elif Episode 82 (4 Januari 2015): Elif Dijebak Seolah Telah Membunuh Husyein!


Cinta Elif Episode 82 (4 Januari 2015): Elif Dijebak Seolah Telah Membunuh Husyein! || Selamat datang kembali di blog kabar sensasi, selamat menyimak kembali lanjutan cerita ulang cinta Elif. Pada postingan kali ini sudah masuk episode yang ke delapan puluh dua yang tayang pada tanggal 4 Januari. Masih pada ingat cerita sebelumnya kan? Itu loh soal Tayyar yang merencanakan sebuah jebakan dimana Elif akan dibuat seolah membunuh Husyein. Dan untuk melancarkan aksinya si Tayyar menyuruh Fatih untuk mengambil pistok dari rumah Elif. Terus-terus?

Tunggu dulu nih buat yang ketinggalan episode sebelumnya simak di Cinta Elif Episode 81 (3 Januari 2015)

Dan Cinta Elif Episode 82 (4 Januari 2015) ceritanya adalah Fatih berhasil menemukan pistol yang dia cari tapi tiba-tiba Elif memergokinya. Fatih beralasan hendak bertemu Nilufer tapi Elif tak percaya, Elif yakin si Fatih ada udang dibalik batu. Fatih pun berhasil menyakinkan Elif bahwa kini si Fatih ada dipihak Omer. Nilufer pun masuk lalu Fatih pamit pergi, Nilufer berusaha mengajak Fatih berdua lebih lama tapi si Fatih bilang tidak bisa karena kalo Tayyar tau bisa kacau.

Omer bertemu dengan Ipek, Omer berterimakasih karena atas penjelasan Ipek akhirnya kini Omer dengan Elif sudah baikan. Omer pun sempat bertanya siapa yang telah mengubah hasil tes DNA? Ipek hanya bengong, Omer kembali bertanya apakah Nedret? Ipek pun tak menjawab pertanyaan itu dan justru beralasan sedang sibuk lalu buru-buru pergi.

Husyein masih disekap oleh Tayyar disebuah tempat yang tersembunyi.

Fatih menyerahkan pistolnya pada Tayyar, tentu saja Tayyar bangga pada Fatih lalu menyuruh anak buahnya untuk membersihkan sidik jari Fatih sehingga nanti hanya ada sidik jari Elif. Tayyar pun memerintahkan agar Fatih bisa membuat Elif menembak Husyein, Fatih bingung bagaimana caranya? Tayyar pun memberikan obat yang bisa melancarkan aksi Fatih untuk menjebak Elif.

Elif mengundang Omer dan memberikan kejutan, akan ada pesta kecil-kecilan.

Tayyar dan Fatih terus mengawasi Elif, selamat Omer masih didekat Elif maka rencana membius Elif pun bakalan susah. Tayyar pun memerintahkan Fatih agar mencari kesempatan supaya Elif jauh dari Omer.

Husyein merasa Tayyar tak lama lagi akan membunuhnya, Husyein pun minta anak buah Tayyar yang menjaganya untuk menuliskan surat terakhir untuk keluarganya. Husyein minta maaf pada ibu dan Melike serta anak-anaknya. Husyein minta agar anak-anaknya tak tersesat seperti dirinya. Husyein juga minta maaf pada Omer.

Omer dan Elif sedang asyik bakar-bakar daging, Arda dan Pelin pun datang. Elif membuat pesta kecil-kecilan untuk merayakan keputusan Arda dan Pelin yang akan menikah. Ipek sempat semacam bercanda ngajakin Elif nikah barengan tapi tiba-tiba raut muka Elif beda saat disingguh soal pernikahan. Suasana pun jadi canggung.

Husyein kaget ketika tiba-tiba Fatih datang, dari balik punggung Fatih sudah membawa palu untuk memukul si Husyein. Lalu setelah itu Fatih datang ke rumah Elif untuk mencari kesempatan. 

Arda tiba-tiba dapat telpon dari pimpinan untuk segera menangani kasus pembunuhan, rupanya bukan hanya Arda aja yang dipanggil tapi Omer juga. Otomatis Omer pergi dan Elif sendiri di rumah.

Elif dapat sebuah sms yang berisi Husyein ingin ketemuan, Elif disuruh mengikuti sebuah mobil yang sudah ada didekat rumahnya. Elif pun akhirnya keluar rumah. Ada orang mendekat mengaku utusan Husyein, lalu saat Elif lengah langsung deh disuntik bius! Saat Elif tak sadarkan diri si Fatih mendekat dengan mobilnya lalu membawa Elif pergi. (duh parah nih, Elif masuk jebakan).

Fatih langsung menelpon Tayyar, si Tayyar memberintahkan agar Husyein segera di tembak tepat dijantungnya buat seoalah Elif yang menembak. Setelah itu panggil Omer ke lokasi kejadian.

Omer menelpon Elif tapi oleh Fatih hpnya dimatiin. Omer langsung sms mesra dikiranya Elif sudah tidur. 

Fatih menghubungi Omer dan mengabarkan bahwa Husyein sudah ditemukan disebuah tempat. Fatih pun akan segera sms alamatnya. Omer pun buru-buru pergi.

Elif masih tak sadarkan diri, Fatih menaruh pistolnya ditangan Elif. Fatih melakukan semua sesuai yang telah direncanakan.



Fatih membakar rumah kecil tempat dimana Husyein dibakar. Omer datang dan terkejut melihat Elif ada ditempat itu. Omer makin kaget ketika melihat pistol ditangan Elif. Omer berusaha masuk ke rumah yang dilalap api, tiba-tiba Arda dan Pelin datang. Pelin berusaha menyadarkan Elif, Arda berusaha menarik Omer dari dalam rumah itu. Saat bersamaan Ipek telpon Pelin untuk mengabarkan bahwa Fatih pelaku pembunuhan istri mudanya Husyein, Ipek berusaha bilang bahwa Fatih menipu Omer tapi sayang informasi Ipek tak digubris karena Pelin sedang sibuk mengurus Elif. Pemadam kebakaran datang dan langsung memadamkan apinya.

Tayyar mendapat kiriman foto-foto Husyein yang terkapar. Tayyar pun bangga pada Fatih yang telah menjalankan tugas dengan baik.

Asli tengah malam nguping pembicaraan Nedret yang nampak bicara sembunyi-sembunyi menyebut nama Elif dan Omer. Asli mendekat dan otomatis Nedret kaget, si Nedret mengaku bicara dengan teman lamanya. Nedret pun mengalihkan pembicaraan dengan memaki-maki Elif yang sudah tengah malam belum kembali ke rumah.(mungkinkah yang diajak ngobrol Nedret itu adalah Tayyar Dundar?)

Elif pun akhirnya menjadi pihak yang dicurigai sebagai pelaku pembunuhan Husyein karena dipistol itu ada sidik jari Elif. Omer hendak mengajak Elif pergi, Pelin tidak mengijinkannya. Omer tetep ngeyel karena melihat kondisi Elif yang tak sadarkan diri itu tak mungkin dimintai keterangan. Arda mengijinkan Omer membawa Elif pergi, sementara Pelin ngomel-ngomel karena menganggab keputusan membawa pergi Elif itu tidak benar.

Fatih menemui Tayyar lalu melapor bahwa apa yang diinginkan sudah dijalankan, tapi Omer sempat ngomel-ngomel ketika Fatih bilang rumah itu kebakaran karena dalam rencana tidak ada acara bakar-bakar rumah, Fatih pun beralasan bahwa yang membakar rumah itu adalah Elif, Tayyar sempat tak percaya tapi Fatih pun menyakinkan bahwa memang Elif yang membakar rumah itu. (Apakah Fatih punya rencana tersendiri dibalik semua jebakan yang telah dilakukan pada Elif?)


Oke deh Cinta Elif Episode 82 (4 Januari 2015) lanjut dipostingan berikutnya tetep diblog kabar sensasi ya.

Cerita selanjutnya Omer kaget ketika Ipek bilang bahwa Fatih telah menipunya, selengkapnya simak di Cinta Elif Episode 83 (5 Januari 2015).

Baca Juga:


Simak terus serial drama Turki kesayangan kamu hanya di blog Kabar Sensasi ya, simpen alamat url-nya sekarang!

Waspadalah Dengan Bahaya Sinetron Go BMX Bagi Anak-anak!

Salam Sensasi,
http://kabarsensasi.blogspot.com/

Related Posts

Cinta Elif Episode 82 (4 Januari 2015): Elif Dijebak Seolah Telah Membunuh Husyein!
4/ 5
Oleh

Terimakasih sudah menyimak kabar sensasi diblog ini, bila hendak berkomentar silakan menggunakan nama anda (nama orang), bukan judul blog anda atau judul postingan anda atau semacamnya, (TIDAK MENERIMA KOMENTAR MODUS NYEPAM).